Senin, 27 Juni 2016

Politisi Muda Sandi Uno Kandidat Kuat Diusung Gerindra

Ketua Tim Penjaringan‎ Bakal Calon Gubernur DPD Gerindra DKI, Syarif menilai, Sandiaga Salahudin Uno punya kans besar menjadi pilihan partai besutan Prabowo Subianto sebagai Cagub DKI Jakarta.
Sebab, eks ketua umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia itu aktif mengikuti persyaratan yang ditetapkan partai. Salah satunya soal intensitasnya turun ke masyarakat.
“Calon yang lain enggak terlalu kelihatan aktifnya ya. Saya lihat hanya Sandiaga yang aktif ke masyarakat,” ungkap Syarif saat dihubungi, Senin (27/6).
Bahkan, kata Syarif, Sandiaga kerap menceritakan kegiatan sosialisasinya di Jakarta yang saat ini telah berkembang pesat.
Semula target awal 180 titik, menjadi 267 titik sosialisasi wilayah di Jakarta yang bakal didatangi Sandiaga. “Dari upaya tersebut jadi pertimbangan dan penilaian partai,” ucapnya.
Meski demikian, lanjut Syarif, keputusan final tetaplah berada di tangan DPP Gerindra.  Tetapi, ia meyakini Sandiaga memiliki kans kuat bakal diusung Gerindra.
“Saya rasa Sandiaga yang akan ditetapkan partai untuk maju di Pilkada nanti. Nanti kami umumkan usai lebaran,” imbuhnya.

Sumber
Setelah Lebaran nanti, Partai Gerindra akan mengumumkan siapa nama yang akan dijagokan dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) DKI Jakarta 2017.
"Habis Lebaran mungkin. Mudah-mudahan sebelum bulan Agustus sudah keluar," kata Ketua Tim Penjaringan Bakal Calon Gubernur DPD Gerindra DKI Syarif saat dihubungi, Senin (27/6/2016).
Kini, ada tiga nama yang telah terdaftar sebagai bakal calon dari Gerindra. Di antaranya ialah Sandiaga Uno, Sjafrie Sjamsoedin, dan Yusril Ihza Mahendra. Meski kewenangan memutuskan berada di tangan DPP, ia meyakini nama Sandiaga Uno yang akan terpilih.
"Saya rasa Sandiaga yang akan ditetapkan partai untuk maju di Pilkada nanti. Nanti kami umumkan pascalebaran," ujar dia.
Sekretaris Komisi A DPRD DKI itu menerangkan Sandiaga yang berpeluang cukup besar. Pengusaha muda itu lebih terlihat aktif ketimbang dengan dua bakal calon lainnya misalnya dalam hal kegiatan sosialisasi.
Sandiaga sudah menambah titik lokasi sosialisasi. Dari target awal 180 titik menjadi wilayah di Jakarta menjadi 267 titik.
"Calon yang lain enggak terlalu kelihatan aktifnya ya. Saya lihat hanya Sandiaga yang aktif ke masyarakat. Dari upaya tersebut jadi pertimbangan dan penilaian partai," ujar dia.
- See more at: http://nasional.inilah.com/read/detail/2306269/pilgub-dki-gerindra-sandiaga-paling-berpeluang#sthash.3JO4Z8ze.dpuf
Setelah Lebaran nanti, Partai Gerindra akan mengumumkan siapa nama yang akan dijagokan dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) DKI Jakarta 2017.
"Habis Lebaran mungkin. Mudah-mudahan sebelum bulan Agustus sudah keluar," kata Ketua Tim Penjaringan Bakal Calon Gubernur DPD Gerindra DKI Syarif saat dihubungi, Senin (27/6/2016).
Kini, ada tiga nama yang telah terdaftar sebagai bakal calon dari Gerindra. Di antaranya ialah Sandiaga Uno, Sjafrie Sjamsoedin, dan Yusril Ihza Mahendra. Meski kewenangan memutuskan berada di tangan DPP, ia meyakini nama Sandiaga Uno yang akan terpilih.
"Saya rasa Sandiaga yang akan ditetapkan partai untuk maju di Pilkada nanti. Nanti kami umumkan pascalebaran," ujar dia.
Sekretaris Komisi A DPRD DKI itu menerangkan Sandiaga yang berpeluang cukup besar. Pengusaha muda itu lebih terlihat aktif ketimbang dengan dua bakal calon lainnya misalnya dalam hal kegiatan sosialisasi.
Sandiaga sudah menambah titik lokasi sosialisasi. Dari target awal 180 titik menjadi wilayah di Jakarta menjadi 267 titik.
"Calon yang lain enggak terlalu kelihatan aktifnya ya. Saya lihat hanya Sandiaga yang aktif ke masyarakat. Dari upaya tersebut jadi pertimbangan dan penilaian partai," ujar dia
- See more at: http://nasional.inilah.com/read/detail/2306269/pilgub-dki-gerindra-sandiaga-paling-berpeluang#sthash.3JO4Z8ze.dpuf
Setelah Lebaran nanti, Partai Gerindra akan mengumumkan siapa nama yang akan dijagokan dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) DKI Jakarta 2017.
"Habis Lebaran mungkin. Mudah-mudahan sebelum bulan Agustus sudah keluar," kata Ketua Tim Penjaringan Bakal Calon Gubernur DPD Gerindra DKI Syarif saat dihubungi, Senin (27/6/2016).
Kini, ada tiga nama yang telah terdaftar sebagai bakal calon dari Gerindra. Di antaranya ialah Sandiaga Uno, Sjafrie Sjamsoedin, dan Yusril Ihza Mahendra. Meski kewenangan memutuskan berada di tangan DPP, ia meyakini nama Sandiaga Uno yang akan terpilih.
"Saya rasa Sandiaga yang akan ditetapkan partai untuk maju di Pilkada nanti. Nanti kami umumkan pascalebaran," ujar dia.
Sekretaris Komisi A DPRD DKI itu menerangkan Sandiaga yang berpeluang cukup besar. Pengusaha muda itu lebih terlihat aktif ketimbang dengan dua bakal calon lainnya misalnya dalam hal kegiatan sosialisasi.
Sandiaga sudah menambah titik lokasi sosialisasi. Dari target awal 180 titik menjadi wilayah di Jakarta menjadi 267 titik.
"Calon yang lain enggak terlalu kelihatan aktifnya ya. Saya lihat hanya Sandiaga yang aktif ke masyarakat. Dari upaya tersebut jadi pertimbangan dan penilaian partai," ujar dia
- See more at: http://nasional.inilah.com/read/detail/2306269/pilgub-dki-gerindra-sandiaga-paling-berpeluang#sthash.3JO4Z8ze.dpuf
Setelah Lebaran nanti, Partai Gerindra akan mengumumkan siapa nama yang akan dijagokan dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) DKI Jakarta 2017.
"Habis Lebaran mungkin. Mudah-mudahan sebelum bulan Agustus sudah keluar," kata Ketua Tim Penjaringan Bakal Calon Gubernur DPD Gerindra DKI Syarif saat dihubungi, Senin (27/6/2016).
Kini, ada tiga nama yang telah terdaftar sebagai bakal calon dari Gerindra. Di antaranya ialah Sandiaga Uno, Sjafrie Sjamsoedin, dan Yusril Ihza Mahendra. Meski kewenangan memutuskan berada di tangan DPP, ia meyakini nama Sandiaga Uno yang akan terpilih.
"Saya rasa Sandiaga yang akan ditetapkan partai untuk maju di Pilkada nanti. Nanti kami umumkan pascalebaran," ujar dia.
Sekretaris Komisi A DPRD DKI itu menerangkan Sandiaga yang berpeluang cukup besar. Pengusaha muda itu lebih terlihat aktif ketimbang dengan dua bakal calon lainnya misalnya dalam hal kegiatan sosialisasi.
Sandiaga sudah menambah titik lokasi sosialisasi. Dari target awal 180 titik menjadi wilayah di Jakarta menjadi 267 titik.
"Calon yang lain enggak terlalu kelihatan aktifnya ya. Saya lihat hanya Sandiaga yang aktif ke masyarakat. Dari upaya tersebut jadi pertimbangan dan penilaian partai," ujar dia
- See more at: http://nasional.inilah.com/read/detail/2306269/pilgub-dki-gerindra-sandiaga-paling-berpeluang#sthash.3JO4Z8ze.dpuf
Setelah Lebaran nanti, Partai Gerindra akan mengumumkan siapa nama yang akan dijagokan dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) DKI Jakarta 2017.
"Habis Lebaran mungkin. Mudah-mudahan sebelum bulan Agustus sudah keluar," kata Ketua Tim Penjaringan Bakal Calon Gubernur DPD Gerindra DKI Syarif saat dihubungi, Senin (27/6/2016).
Kini, ada tiga nama yang telah terdaftar sebagai bakal calon dari Gerindra. Di antaranya ialah Sandiaga Uno, Sjafrie Sjamsoedin, dan Yusril Ihza Mahendra. Meski kewenangan memutuskan berada di tangan DPP, ia meyakini nama Sandiaga Uno yang akan terpilih.
"Saya rasa Sandiaga yang akan ditetapkan partai untuk maju di Pilkada nanti. Nanti kami umumkan pascalebaran," ujar dia.
Sekretaris Komisi A DPRD DKI itu menerangkan Sandiaga yang berpeluang cukup besar. Pengusaha muda itu lebih terlihat aktif ketimbang dengan dua bakal calon lainnya misalnya dalam hal kegiatan sosialisasi.
Sandiaga sudah menambah titik lokasi sosialisasi. Dari target awal 180 titik menjadi wilayah di Jakarta menjadi 267 titik.
"Calon yang lain enggak terlalu kelihatan aktifnya ya. Saya lihat hanya Sandiaga yang aktif ke masyarakat. Dari upaya tersebut jadi pertimbangan dan penilaian partai," ujar dia
- See more at: http://nasional.inilah.com/read/detail/2306269/pilgub-dki-gerindra-sandiaga-paling-berpeluang#sthash.3JO4Z8ze.dpuf
Setelah Lebaran nanti, Partai Gerindra akan mengumumkan siapa nama yang akan dijagokan dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) DKI Jakarta 2017.
"Habis Lebaran mungkin. Mudah-mudahan sebelum bulan Agustus sudah keluar," kata Ketua Tim Penjaringan Bakal Calon Gubernur DPD Gerindra DKI Syarif saat dihubungi, Senin (27/6/2016).
Kini, ada tiga nama yang telah terdaftar sebagai bakal calon dari Gerindra. Di antaranya ialah Sandiaga Uno, Sjafrie Sjamsoedin, dan Yusril Ihza Mahendra. Meski kewenangan memutuskan berada di tangan DPP, ia meyakini nama Sandiaga Uno yang akan terpilih.
"Saya rasa Sandiaga yang akan ditetapkan partai untuk maju di Pilkada nanti. Nanti kami umumkan pascalebaran," ujar dia.
Sekretaris Komisi A DPRD DKI itu menerangkan Sandiaga yang berpeluang cukup besar. Pengusaha muda itu lebih terlihat aktif ketimbang dengan dua bakal calon lainnya misalnya dalam hal kegiatan sosialisasi.
Sandiaga sudah menambah titik lokasi sosialisasi. Dari target awal 180 titik menjadi wilayah di Jakarta menjadi 267 titik.
"Calon yang lain enggak terlalu kelihatan aktifnya ya. Saya lihat hanya Sandiaga yang aktif ke masyarakat. Dari upaya tersebut jadi pertimbangan dan penilaian partai," ujar dia
- See more at: http://nasional.inilah.com/read/detail/2306269/pilgub-dki-gerindra-sandiaga-paling-berpeluang#sthash.3JO4Z8ze.dpuf
Setelah Lebaran nanti, Partai Gerindra akan mengumumkan siapa nama yang akan dijagokan dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) DKI Jakarta 2017.
"Habis Lebaran mungkin. Mudah-mudahan sebelum bulan Agustus sudah keluar," kata Ketua Tim Penjaringan Bakal Calon Gubernur DPD Gerindra DKI Syarif saat dihubungi, Senin (27/6/2016).
Kini, ada tiga nama yang telah terdaftar sebagai bakal calon dari Gerindra. Di antaranya ialah Sandiaga Uno, Sjafrie Sjamsoedin, dan Yusril Ihza Mahendra. Meski kewenangan memutuskan berada di tangan DPP, ia meyakini nama Sandiaga Uno yang akan terpilih.
"Saya rasa Sandiaga yang akan ditetapkan partai untuk maju di Pilkada nanti. Nanti kami umumkan pascalebaran," ujar dia.
Sekretaris Komisi A DPRD DKI itu menerangkan Sandiaga yang berpeluang cukup besar. Pengusaha muda itu lebih terlihat aktif ketimbang dengan dua bakal calon lainnya misalnya dalam hal kegiatan sosialisasi.
Sandiaga sudah menambah titik lokasi sosialisasi. Dari target awal 180 titik menjadi wilayah di Jakarta menjadi 267 titik.
"Calon yang lain enggak terlalu kelihatan aktifnya ya. Saya lihat hanya Sandiaga yang aktif ke masyarakat. Dari upaya tersebut jadi pertimbangan dan penilaian partai," ujar dia
- See more at: http://nasional.inilah.com/read/detail/2306269/pilgub-dki-gerindra-sandiaga-paling-berpeluang#sthash.3JO4Z8ze.dpuf
Setelah Lebaran nanti, Partai Gerindra akan mengumumkan siapa nama yang akan dijagokan dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) DKI Jakarta 2017.
"Habis Lebaran mungkin. Mudah-mudahan sebelum bulan Agustus sudah keluar," kata Ketua Tim Penjaringan Bakal Calon Gubernur DPD Gerindra DKI Syarif saat dihubungi, Senin (27/6/2016).
Kini, ada tiga nama yang telah terdaftar sebagai bakal calon dari Gerindra. Di antaranya ialah Sandiaga Uno, Sjafrie Sjamsoedin, dan Yusril Ihza Mahendra. Meski kewenangan memutuskan berada di tangan DPP, ia meyakini nama Sandiaga Uno yang akan terpilih.
"Saya rasa Sandiaga yang akan ditetapkan partai untuk maju di Pilkada nanti. Nanti kami umumkan pascalebaran," ujar dia.
Sekretaris Komisi A DPRD DKI itu menerangkan Sandiaga yang berpeluang cukup besar. Pengusaha muda itu lebih terlihat aktif ketimbang dengan dua bakal calon lainnya misalnya dalam hal kegiatan sosialisasi.
Sandiaga sudah menambah titik lokasi sosialisasi. Dari target awal 180 titik menjadi wilayah di Jakarta menjadi 267 titik.
"Calon yang lain enggak terlalu kelihatan aktifnya ya. Saya lihat hanya Sandiaga yang aktif ke masyarakat. Dari upaya tersebut jadi pertimbangan dan penilaian partai," ujar dia
- See more at: http://nasional.inilah.com/read/detail/2306269/pilgub-dki-gerindra-sandiaga-paling-berpeluang#sthash.3JO4Z8ze.dpuf
Setelah Lebaran nanti, Partai Gerindra akan mengumumkan siapa nama yang akan dijagokan dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) DKI Jakarta 2017.
"Habis Lebaran mungkin. Mudah-mudahan sebelum bulan Agustus sudah keluar," kata Ketua Tim Penjaringan Bakal Calon Gubernur DPD Gerindra DKI Syarif saat dihubungi, Senin (27/6/2016).
Kini, ada tiga nama yang telah terdaftar sebagai bakal calon dari Gerindra. Di antaranya ialah Sandiaga Uno, Sjafrie Sjamsoedin, dan Yusril Ihza Mahendra. Meski kewenangan memutuskan berada di tangan DPP, ia meyakini nama Sandiaga Uno yang akan terpilih.
"Saya rasa Sandiaga yang akan ditetapkan partai untuk maju di Pilkada nanti. Nanti kami umumkan pascalebaran," ujar dia.
Sekretaris Komisi A DPRD DKI itu menerangkan Sandiaga yang berpeluang cukup besar. Pengusaha muda itu lebih terlihat aktif ketimbang dengan dua bakal calon lainnya misalnya dalam hal kegiatan sosialisasi.
Sandiaga sudah menambah titik lokasi sosialisasi. Dari target awal 180 titik menjadi wilayah di Jakarta menjadi 267 titik.
"Calon yang lain enggak terlalu kelihatan aktifnya ya. Saya lihat hanya Sandiaga yang aktif ke masyarakat. Dari upaya tersebut jadi pertimbangan dan penilaian partai," ujar dia
- See more at: http://nasional.inilah.com/read/detail/2306269/pilgub-dki-gerindra-sandiaga-paling-berpeluang#sthash.3JO4Z8ze.dpuf
Setelah Lebaran nanti, Partai Gerindra akan mengumumkan siapa nama yang akan dijagokan dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) DKI Jakarta 2017.
"Habis Lebaran mungkin. Mudah-mudahan sebelum bulan Agustus sudah keluar," kata Ketua Tim Penjaringan Bakal Calon Gubernur DPD Gerindra DKI Syarif saat dihubungi, Senin (27/6/2016).
Kini, ada tiga nama yang telah terdaftar sebagai bakal calon dari Gerindra. Di antaranya ialah Sandiaga Uno, Sjafrie Sjamsoedin, dan Yusril Ihza Mahendra. Meski kewenangan memutuskan berada di tangan DPP, ia meyakini nama Sandiaga Uno yang akan terpilih.
"Saya rasa Sandiaga yang akan ditetapkan partai untuk maju di Pilkada nanti. Nanti kami umumkan pascalebaran," ujar dia.
Sekretaris Komisi A DPRD DKI itu menerangkan Sandiaga yang berpeluang cukup besar. Pengusaha muda itu lebih terlihat aktif ketimbang dengan dua bakal calon lainnya misalnya dalam hal kegiatan sosialisasi.
Sandiaga sudah menambah titik lokasi sosialisasi. Dari target awal 180 titik menjadi wilayah di Jakarta menjadi 267 titik.
"Calon yang lain enggak terlalu kelihatan aktifnya ya. Saya lihat hanya Sandiaga yang aktif ke masyarakat. Dari upaya tersebut jadi pertimbangan dan penilaian partai," ujar dia
- See more at: http://nasional.inilah.com/read/detail/2306269/pilgub-dki-gerindra-sandiaga-paling-berpeluang#sthash.3JO4Z8ze.dpuf

Ini Rahasia Cagub DKI Sandi Uno Tetap Bugar di Bulan Puasa


Berpuasa membuat pengusaha Sandiaga Uno harus pintar menjaga kebugaran, apalagi kegiatannya meningkat karena ia akan mencalonkan diri sebagai gubernur DKI Jakarta.

"Kita harus jaga asupan makanan, yang paling penting air," kata Sandiaga saat dihubungi melalui sambungan telepon.

Ia memperbanyak mengkonsumsi sayur dan buah saat sahur dan berbuka puasa serta memastikan dirinya minum 3 liter air per hari, jumlah yang juga ia konsumsi selain di bulan Ramadhan.

"Saya kurangi minuman yang mengandung gula," kata dia.

Selain menjaga asupan makanan, olahraga pun tidak ia tinggalkan selama berpuasa terutama di pagi hari.

Laki-laki berusia 46 yang hobi lari ini mengaku ia hanya mengganti jadwal berolahraga dan mengurangi porsi selama bulan Ramadhan.

Bila pada hari-hari biasa ia bisa lari hingga 10 kilometer, ia menguranginya menjadi 7 kilometer selama Ramadhan.

Ia memilih berlari setelah subuh atau siang hari karena akhir-akhir ini jadwal berbuka bersama padat.

"Haus sih, tapi nggak apa-apa," kata dia dan tertawa.

Sumber

Gandeng Dewi Hughes, Sandi Uno Bantu Kelompok Disabilitas

Calon gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno kerap berkeliling menemui warga Ibu Kota dalam safari Ramadhan tahun ini. Tak hanya menemui warga, Sandiaga juga bertemu dengan kelompok warga yang kurang beruntung untuk berbagi dengan sesama.

"Saya ke sini bukan untuk memotivasi, justru ingin mendapatkan suntikan semangat. Karena apapun yang saya alami saat ini tidak sebanding dengan perjuangan Bapak Ibu sekalian," ujar Sandiaga saat menghadiri acara Ramadhan Berkah Bersama Disabilitas di Jalan Raya Bogor Km 24 Cijantung, Jakarta Timur, dalam siaran kepada Republika.co.id, Ahad (26/6).

Sandiaga hadir dalam acara yang dihadiri para penyandang disabilitas dan selebritis Dewi Hughes. Sandi melalui organisasi Indonesia Setara Foundation memberikan bantuan pelatihan keuangan bagi para penyandang cacat. Selain itu, ia juga menyumbang kursi roda, krug, dan tongkat.

Dewi menyatakan, kegiatan bareng Sandiaga mengunjungi kelompok disabilitas merupakan yang kesekian kalinya. Menurut dia, Sandiaga termasuk sosok yang memiliki kepedulian tinggi terhadap orang yang memiliki keterbatasan. "Ini bukan pertama kali kami bekerja sama dengan Mas Sandiaga Uno yang ganteng dan cool. Saya selalu mendukung inisiatif Mas Sandi," ujar Dewi.

Sandiaga saat ini berjuang memperebutkan kursi DKI 1 di Pilgub DKI 2017. Selain berpeluang diusung Partai Gerindra, ia juga mendaftar ke Partai Demokrat, PKB, PPP, dan PAN. PKS juga memasukkan nama Sandiaga sebagai calon gubernur yang layak diusung untuk melawan pejawat (incumbent) Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

Sumber

Jumat, 24 Juni 2016

Ini Solusi Cagub DKI Sandi Uno untuk Memperbaiki Ekonomi di Jakarta

Bakal calon Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno menilai Gubernur petahana Basuki Tjahaja Purnama belum bisa mengatasi permasalahan ekonomi di Jakarta selama menjadi gubernur. Untuk itu jika dirinya terpilih menjadi Gubernur DKI selanjutnya, pria yang akrab disapa Sandi ini mempunyai solusi mengenai permasalahan ekonomi di Ibu Kota.
"Berikan akses permodalan yang lebih longgar kepada UMKM. Tanpa UMKM yang kuat akan ada gelombang PHK massal," ujar Sandi di kawasan Gajah Mada, Jakarta Pusat, Jumat (24/6/2016).
Selain itu, nantinya Sandi akan memberikan pelatihan kepada pegiat UMKM mengenai gejolak ekonomi dunia sekarang ini. Menurut dia, saat ini para pedagang kecil menengah belum mengetahui gejolak perekonomian dunia.
"Saya akan beri pelatihan kepada UMKM, karena 80 persen pedagang pasar maupun UMKM ini belum tersentuh pengetahuan soal gejolak ekonomi yang terjadi sekarang," ucapnya.
Sandi menambahkan, dirinya akan memberikan lahan bagi para pedagang kaki lima agar tidak lagi berjualan di pinggir jalan.
"Itu yg jadi PR buat kami, agar melakukan penataan bukan penggusuran. Jadi agar mereka tidak menyebabkan macet dan kesemwarutan. Ini jadi PR penertiban harus jadikan solusi ini," tambahnya.
Sandi menilai saat ini, Pemprov DKI merelokasi para PKL ke tempat yang sepi pengunjung. Untuk itu, banyak PKL yang kembali lagi berjualan di pinggir jalan.
"Kalau direlokasi ditempat yang sepi siapa yang mau, jangankan kaki lima, pedagang menengah pun tidak mau. Harus ditata traffic-nya sehingga tempat relokasi itu jadi tempat yang ramai dalam berdagang," kata Sandi.

Sumber

Kamis, 23 Juni 2016

Sandiaga Uno: Jakarta Harus Menang Lawan Ketidakadilan

Bakal calon Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno berharap pada Hari Ulang Tahun (HUT) ke-489, DKI Jakarta bisa dijadikan kesempatan refleksi apa yang telah diperoleh wilayah Ibu Kota hingga saat ini.
"Ini ulang tahun DKI jatuhnya tanggal 22 Juni, di tengah-tengah bulan Ramadan. Dan ini merupakan kesempatan kita. Kan banyak yang mengatakan, bulan suci ini bulan pengampunan, mulai merefleksi apa yang Jakarta capai sekarang," papar Sandiaga di Gedung DPP PPP usai menyerahkan formulir pendaftaran calon Gubernur, Rabu (22/6/2016).
Selain itu, Sandi juga punya pesan khusus di HUT ke-489 ini yaitu pesan kemenangan sebagaimana kemenangan di bulan puasa melawan hawa nafsu.
"Tapi ada pesan khusus penting kepada saya yaitu pesan kemenangan, karena puasa itu juga menang melawan hawa nafsu," seru dia.
Menurutnya, Jakarta juga harus memenangkan persaingan melawan kemiskinan, ketidakadilan serta menang melawan kebodohan.
"Jakarta juga harus memenangkan persaingan melawan kemiskinan, memenangkan pergulatan terhadap ketidakadilan, menang juga melawan kebodohan, melawan perpecahan, banyak perpecahan sekarang di Jakarta. Jadi itu kata kunci yang ingin saya usung pada saat ulang tahun Jakarta ini," pungkas dia.

Sumber

Rabu, 22 Juni 2016

PBNU Restui Sandiaga Uno Maju Pilgub DKI

PBNU Restui Sandiaga Uno Maju Pilgub DKI
Bakal Calon Gubernur (Balongub) DKI Jakarta 2017 Sandiaga Uno mendapatkan restu dari Pengurus Besar Nahdatul Ulama (PBNU) untuk maju Pilgub DKI Jakarta 2017.

Ketua Umum PBNU Said Aqil Siradj mengatakan, Sandiaga merupakan sosok pemimpin yang masuk dalam kategori hukum Islam, yakni jujur, bersih, adil, dan muslim. Menurut dia, kedekatan dirinya dengan Sandiaga sudah berjalan sejak lama, hanya saja baru kali pertama ini dirinya bersama Sandiaga membicarakan politik.

"Kami bukan partai politik yang bisa mendukung. Kami memberi restu saja," kata Said seusai menerima kedatangan Sandiaga, di Kantor PBNU Jalan Kramat Raya, Kenari, Senen, Jakarta Pusat, Rabu (22/6/2016).

Said menjelaskan, dalam hukum Islam, pemimpin wajib muslim. Namun, apabila pemimpin muslim memiliki jiwa penganiaya atau zalim, kaum muslim boleh memimpin pemimpin nonmuslim.

Berdasarkan pantauannya, lanjut Said, Jakarta tidak kekurangan pemimpin muslim. Namun, tetap harus memilih pemimpin muslim yang benar.

"Saya pernah disalahartikan dalam ceramah pemimpin nonmuslim itu. Saya luruskan, bahwa ceramah itu bukan mendukung Gubernur Ahok. Untuk Jakarta saya percaya enggak kekurangan pemimpin muslim yang benar, adil, dan amanah kok. Salah satunya ya Pak Sandi ini. Kami berikan restu dengan warga NU di Jakarta sebanyak 60 persen dari jumlah penduduk," ujarnya.

Sementara itu, Sandi mengaku sengaja melakukan pertemuan kepada petinggi NU agar dirinya bisa direstui maju pada Pilgub DKI 2017. "Saya ‎sebagai pribadi memang ingin sowan (berkunjung ke seseorang yang dihormati atau lebih tua) ke NU. Apalagi juga kan memang teman orangtua saya juga," katanya.

Sumber

Selasa, 21 Juni 2016

Mengapa Perlu Pilih Sandi Uno untuk Menjadi Gubernur Jakarta?

Kandidat penantang Ahok untuk maju di Pilgub DKI Jakarta 2017 perlahan tapi pasti sudah mulai terlihat.
Dari sekian calon yang serius dan konsisten bergerak ke bawah menemui warga DKI Jakarta, Sandiaga Uno terlihat paling aktif.
Tak pelak, survei terkini hasil polling Sandiaga Uno mulai hampir menyalip calon petahana, Gubernur Ahok.
Survey & Polling Indonesia (SPIN) melakukan riset telepolling terkait beberapa nama yang beredar luas di media sebagai kandidat yang sudah menyatakan niatnya ikut kontestasi Pilkada DKI Jakarta 2017.
Hasilnya, nama Ahok masih mengungguli bakal calon lainnya dengan dukungan 34,1 persen. Namun menyusul di bawahnya Sandiaga Salahuddin Uno meraih hasil 15,2 persen.
Sementara Yusril Ihza Mahendra (14,7 persen), Adhyaksa Dault (11,2 persen), Abraham Lunggana (10,7 persen), Safrie Syamsuddin (9,5 persen), dan Hasnaeni Moein (4,6 persen) di peringkat berikutnya.
“Riset telepolling ini fokus menanyakan kepada responden terkait siapa figur yang paling populer dan cocok memimpin Jakarta 2017,” kata Direktur Survey & Polling Indonesia (SPIN) Igor Dirgantara dalam pemaparan hasil polling di Jakarta, Selasa (21/6/2016).
Gerakan perlahan tapi pasti popularitas Sandi Uno yang merangkak naik signifikan di kalangan warga Jakarta.
Hal itu seiring dengan giatnya pengusaha muda itu bersosialisasi mengunjungi berbagai lapisan masyarakat ibu kota.
“Warga Jakarta semakin mengenal sosok Sandi Uno,” beber Igor.
Menurut dosen FISIP Universitas Jayabaya itu, argumentasi publik soal meningkatnya popularitas Sandi Uno punya alasan.
Pertama, Sandi Uno adalah bakal calon gubernur yang paling rajin blusukan menjumpai warga dari berbagai strata sosial, terutama menengah ke bawah dan pinggiran.
Selama lebih dari tiga bulan ini, Sandiaga Uno sudah mengunjungi lebih dari 105 kelurahan yang ada di Jakarta.
“Keseriusan yang dibuktikan dengan kerja nyata adalah poin penting yang dilihat penduduk Jakarta. Peningkatan popularitas dan elektabilitas Sandi Uno berjalan seiring dengan semakin dikenalnya Sandi Uno bagi publik DKI,” jelas Igor.
Kemudian, Sandi Uno juga giat menjalin komunikasi dengan partai politik. Bahkan juga mau mengikuti proses penjaringan yang digelar partai lain selain Gerindra, seperti PDI Perjuangan, Partai Demokrat, Partai Kebangkitan Bangsa, Partai Keadilan Sejahtera, Partai Amanat Nasional, dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP).
“Ini menunjukkan fleksibilitasnya sebagai kandidat. Loyalitasnya tidak diragukan lagi. Jakarta membutuhkan pemimpin baru yang setia menuntaskan masa jabatannya sebagai gubernur selama lima tahun,” ujar Igor.
Selain itu, lanjutnya, calon yang menarik secara fisik bisa memperoleh suara tiga kali lebih banyak daripada sebaliknya. Terutama dari segmen pemilih pemula dan perempuan. Karena kesan pertama yang bermula dari penampilan fisik seseorang biasanya sulit tergoyahkan.
“Secara teoritis, imej pertama seseorang umumnya didasarkan pada aspek visual. Apalagi pikiran manusia itu terbatas sehingga persepsi pemilih cenderung disaring oleh filter fisiologis. Di antara kandidat lainnya, Sandi Uno paling muda dan good looking,” beber Igor.
Igor menambahkan, riset SPIN dilaksanakan pada 10-15 Juni 2016 melalui telepolling dengan mengambil 500 responden pengguna telepon di lima wilayah DKI Jakarta. Sampel diambil secara acak dari buku telepon PT Telkom.

Sumber